Membahas Sejarah dan Perkembangan Esport di Indonesia, Penasaran?

E-sport atau olahraga elektronik telah menjadi industri global yang menghasilkan miliaran dolar setiap tahunnya. Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak penggemar game juga tidak ketinggalan dalam perkembangan esport ini. Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah dan perkembangan esport di Indonesia.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara dengan perkembangan esport yang pesat, maka tak heran jika industri esport digadang-gadang sebagai salah satu industri yang menjanjikan untuk masa depan. Namun ada beberapa hal yang perlu kalian ketahui mengenai perkembangan serta sejarah industri esport di Indonesia.

Sejarah dan Perkembangan Esport di Indonesia

Penasaran dengan sejarah dan perkembangan Esport di Indonesia?, Baiklah, langsung saja menuju pembahasan yang saya berikan berikut ini.

Sejarah Esport di Indonesia

Esport mulai dikenal di Indonesia pada tahun 2001, ketika Pesta Olahraga Asia Tenggara ke-21 (SEA GAMES 2001) diadakan di Indonesia. Pada saat itu, kompetisi game seperti Counter-Strike dan FIFA 2001 dilombakan sebagai cabang olahraga eksibisi. Namun, olahraga ini tidak diakui sebagai olahraga resmi oleh Komite Olimpiade Indonesia.

Baca juga: pemain esport terkaya di Indonesia 

Pada tahun 2002, Indonesia mulai menggelar turnamen game Counter-Strike yang disebut Indonesia Cyber ​​Games (ICG). Acara ini diadakan oleh PT. Lyto Datarindo Fortuna, salah satu perusahaan game terbesar di Indonesia. Turnamen ini menjadi sangat populer dan menarik perhatian banyak gamer di Indonesia.

Perkembangan Esport di Indonesia

Setelah ICG, esport semakin berkembang di Indonesia. Pada tahun 2004, Turnamen Dunia Cyberathlete (CPL) diadakan di Jakarta, dan banyak pemain internasional datang ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam acara ini, sekaligus menjadi saksi sejarah dan perkembangan Esport di Indonesia untuk menjadi semakin maju kedepannya.

Pada tahun 2005, Lyto Datarindo Fortuna meluncurkan game Ragnarok Online, yang segera menjadi populer di kalangan pemain game Indonesia. Perusahaan ini kemudian meluncurkan turnamen game Ragnarok Battle Offline, yang menjadi acara tahunan yang paling diantisipasi oleh pemain game Indonesia.

Pada tahun 2008, game DOTA (Defense of the Ancients) menjadi sangat populer di Indonesia. PT. Kreon meluncurkan turnamen game DOTA bernama Indonesia Gaming Championship (IGC). Acara ini sukses besar dan semakin meningkatkan popularitas e-sport di Indonesia.

Pada tahun 2010, PT. Telkom Indonesia meluncurkan turnamen game bernama Indonesia Game Show (IGS), yang menjadi acara tahunan yang populer di kalangan gamer Indonesia. Acara ini menjadi semakin besar dan lebih populer setiap tahunnya. Pada tahun 2014, Indonesia menjadi tuan rumah ajang SEA Games ke-17 di Naypyidaw, Myanmar. 

Kali ini, esport diakui sebagai cabang olahraga resmi dan diadakan pertandingan untuk game seperti FIFA Online 3, DotA 2, dan Starcraft II. Tim Indonesia berhasil meraih medali perak untuk game Dota 2, dan ini merupakan tonggak sejarah dalam sejarah dan perkembangan esport di Indonesia.

Perkembangan e-sport di Indonesia terus berlanjut dan semakin populer. Turnamen game seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile semakin populer di kalangan pemain game Indonesia. Bahkan, pada tahun 2018, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018, dan e-sport diakui sebagai cabang olahraga resmi dalam ajang tersebut.

Kesimpulan

E-sport telah berkembang pesat di Indonesia selama dua dekade terakhir. Mulai dari turnamen game sederhana yang diselenggarakan oleh event-event lokal hingga event internasional yang menghadirkan atlet Esport dari berbagai negara di seluruh dunia. 

Baiklah, sampai sini saja pembahasan mengenai sejarah dan perkembangan Esport di Indonesia, saya ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya untuk yang sudah membaca. Sekian dari saya, terimakasih.